♫♫ GABUNG DISINI UNTUK SELALU DAPATKAN UPDATE BLOG ♫♫
♫♫ BLOG iNdOneSiA sAdJa MENYEDIAKAN DOWNLOAD MP3 DAN VIDEO INI HANYA SEKEDAR UNTUK REVIEW SAJA. UNTUK KEPEMILIKAN, BELILAH KASET / CD / VCD / DVD MP3 DAN VIDEO ORIGINALNYA ♫♫
♫♫ PROMOSIKAN GRUP MUSIK / BAND / GRUP DANGDUT dll MILIK ANDA DI BLOG INI. Silakan klik link PROMOSI INDIE ♫♫

09 May 2009



Tentu kita semua bertanya-tanya, Indonesia katanya kaya, gemah ripah loh jinawi (apaan tuh..) pepatah jawa yang artinya tanah yang subur dan ditanami apa saja tumbuh. Memang benar!!..tapi kenyataannya apakah hasil dari semua itu mengalir ke masyarakat kita. Tidak!!
Banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang bayar royalti cuma untuk kepentingan atas saja. Sedangkan masyarakat sekitar terkena imbas limbahnya. Sudah sakit bertambah sakit. Hukum rimba memang tidak bisa dihilangkan. Bagaimana tidak buktinya orang yang punya jabatan ataupun terhormat masih saja nomor satu. Bukankah yang nomor satu adalah masyarakat, yang memberi para pejabat makan. Tak ada petani pejabat mati tak makan.
Lihatnya banyak batu penghasil duit bertebaran di belantara kalimantan (Batu Bara)..masyarakat cuma gigit jari melihat truck-truck pengangkut batubara lewat di muka rumah mereka dengan debu yang luar biasa menyakitkan...meninggalkan air mata kepedihan. Masyarakat kecil bak sapi perahan seperti jaman penjajahan. Apakah harus selalu begitu pada setiap zaman?..Tak bergemingkah engkau pejabat menyaksikan semua itu...apakah lantaran saudara suka koleksi mobil dan perempuan sehingga membutakan darimana sebenarnya duit yang anda dapat.
Mobilmu tak akan jalan tanpa masyarakat yang bikin jalanan. Semoga kau sadar...akan kematian!!


iNdOneSiA sAdJa




Pada awalnya aku tak mengerti apa enaknya main game yg berkategori RPG (Role Playing Game) seperti Gangster Battle ini. Namun karena beberapa teman di FB tergila2 sampai termabuk2 memainkannya maka akhirnya berhubung adanya beberapa waktu luang akupun iseng-iseng mencobanya. Rupanya benar kata pepatah Jerman “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” – yg artinya kira2 adalah ”Cinta itu datang karena terbiasa.”, lama kelamaan ternyata aku mulai menikmati permainan ini.

Game ini sebetulnya hanya permainan sederhana, yg mana kita pura2 menjadi Gangster yang mempunyai pilihan untuk mendapatkan kekayaan dari menjalankan misi-misi tertentu, menyerang dan membunuh gangster lain, ataupun mendapatkan kekayaan dari harta curian yang diinvestasikan. Yang menarik dari game ini adalah bagaimana kita mengatur strategi sehingga bisa memutuskan kapan saat membeli senjata, kapan saat membeli properti dan berinvestasi, dan kapan saat menyerang gangster lain.

Hal ini menjadi menarik karena megingatkanku bahwa hidup ini sebetulnya mirip juga dengan gangster battle. Dalam hidup kita juga harus memutuskan kapan saatnya untuk mengalokasikan dana dan waktu untuk investasi dan kapan saatnya meningkatkan kompetensi. Jika kita terlalu fokus bekerja hanya untuk mengumpulkan uang, maka suatu saat kita akan terjebak pada kondisi di mana kompetensi kita sudah tidak cukup lagi digunakan untuk bertahan karena lawan-lawan yg kita hadapi semakin tangguh. Jika pada gangster battle kita akan makin terancam atas serangan gangster lain yg makin kuat ketika level kita semakin tinggi, maka dalam hidup kita juga akan menghadapi masalah yg sama yaitu harus bersaing dengan kompetitor-kompetitor yg makin kuat.

Banyak orang yg terlengah mengupgrade kompetensi ini karena terbuai oleh kondisi saat ini yg ada di atas angin. Karena merasa penghasilan sudah besar dengan kompetensi yg dimiliki saat itu, maka dirinya tak lagi meluangkan waktu dan dana untuk belajar, memperluas network dan mengasah keterampilan. Hal ini akan membuatnya kewalahan ketika suatu saat nanti dia sadar bahwa dia harus bersaing dengan orang-orang yg lebih muda dengan kompetensi yg sama dengan yg dimilikinya namun tak lagi mampu bersaing dengan orang-orang sebaya karena orang-orang tersebut sudah memiliki kompetensi yg jauh di atas karena selalu di-upgrade.

Nah, bagaimana dengan anda? Kompetensi apa yg ingin anda upgrade di tahun 2009 ini?

Nenek Moyang dari Bumi Purba


Miller menyatakan bahwa dalam percobaannya, ia berhasil meniru atmosfer bumi purba semirip mungkin. Tetapi, gas-gas yang digunakan Miller dalam percobaannya ternyata sangat jauh dari keadaan bumi purba yang sesungguhnya.


Evolusionis pertama yang meneliti asal usul kehidupan di abad kedua puluh adalah pakar biologi Rusia, Alexander Oparin. Ia bertujuan menjelaskan bagaimana makhluk bersel satu paling pertama, yang menurut teori evolusi dianggap sebagai nenek moyang semua makhluk hidup, dapat terbentuk.

Pada tahun 1930-an, Oparin merumuskan sejumlah teori untuk menerangkan bagaimana sel paling pertama dapat muncul dari benda tak hidup melalui peristiwa alamiah tanpa sengaja, atau secara kebetulan. Namun, usahanya berakhir dengan kegagalan dan Oparin sendiri harus mengakui:

Sayangnya, asal-usul sel masih merupakan pertanyaan yang ternyata menjadi bagian paling gelap dari keseluruhan teori evolusi. (Alexander I. Oparin, Origin of Life, (1936) NewYork: Dover Publications, 1953 (Reprint), hlm.196.)

Para evolusionis setelah Oparin melakukan percobaan untuk menemukan penjelasan evolusionis tentang asal-usul kehidupan. Yang terkenal di antaranya dilakukan oleh ahli kimia Amerika, Stanley Miller, pada tahun 1953. Miller berhasil mendapatkan sedikit senyawa organik sederhana dengan mereaksikan gas-gas yang ia yakini terdapat pada atmosfer bumi purba.


Tatkala Darwin mengajukan teorinya, saat itu seluk-beluk makhluk hidup hingga bagiannya yang terkecil belumlah banyak diketahui. Dengan mikroskop sederhana yang masih terbelakang kala itu, mustahil susunan rumit makhluk hidup dapat disaksikan.


Waktu itu, percobaan ini dianggap sebagai bukti ilmiah yang mendukung evolusi. Di kemudian hari, hal ini terbukti tidak benar. Penemuan berikutnya menunjukkan bahwa gas-gas yang digunakan dalam percobaan tersebut sangat berbeda dengan gas-gas pada atmosfer bumi purba. Miller sendiri akhirnya mengakui ketidakabsahan percobaannya.

Segala upaya evolusionis di abad kedua puluh untuk menjelaskan asal-usul kehidupan telah berakhir dengan kegagalan. Jeffrey Bada, profesor geokimia dan pendukung utama teori evolusi, mengakui kenyataan ini dalam majalah Earth edisi Februari 1998, yang termasuk di antara terbitan evolusionis terkemuka:

Kini saat kita meninggalkan abad kedua puluh, kita masih menghadapi masalah terbesar yang tidak terpecahkan yang kita punyai saat kita memasuki abad ke dua puluh: “Bagaimana kehidupan muncul pertama kali di bumi?” (Jeffrey Bada, “Origins”, Earth, February 1998, hlm. 40)

Penghalang terbesar bagi teori evolusi adalah struktur teramat kompleks pada sel hidup. Setiap makhluk hidup di bumi tersusun atas sel-sel berukuran sekitar seperseratus milimeter. Sejumlah makhluk hidup bahkan hanya terdiri atas satu sel. Namun organisme bersel satu ini pun memiliki susunan teramat kompleks. Mereka memiliki sistem sangat rumit agar tetap hidup, bahkan mesin pendorong kecil untuk bergerak.

Sel memiliki rancangan yang sungguh rumit sehingga ilmuwan terkemuka, Fred Hoyle, membandingkannya dengan pesawat Boeing 747. Menurutnya, sebagaimana sebuah pesawat terbang yang tidak dapat terbentuk dengan sendirinya tanpa sengaja dibuat, maka sel pun takkan pernah mungkin terbentuk dengan sendirinya tanpa penciptaan sengaja. Sungguh, contoh ini mengarahkan pada satu kebenaran penting: meskipun manusia mampu merancang pesawat terbang raksasa dengan ilmu dan teknologinya, mereka belum mampu menghasilkan satu pun sel hidup.

Di masa Darwin, struktur kompleks sel belumlah diketahui. Dengan mikroskop sederhana waktu itu, sel terlihat menyerupai bercak-bercak kecil sederhana. Namun, mikroskop elektron canggih yang ditemukan sekitar pertengahan abad kedua puluh mengungkapkan betapa kompleks dan rapinya sebuah sel sesungguhnya. Mereka telah membuka tabir sebuah kerumitan dan keteraturan yang tidak mungkin dihasilkan oleh peristiwa kebetulan belaka.

Satu sel hidup terdiri dari ribuan bagian kecil yang bekerja secara se

rasi. Sekedar gambaran, dalam sel terdapat pusat pembangkit tenaga, pabrik canggih, bank data kompleks, sistem penyimpanan raksasa, pusat pengolahan modern, dan membran sel yang seolah dengan sadar mengatur apa saja yang keluar dan masuk sel. Agar sel tetap hidup, semua bagian ini harus ada pada saat bersamaan. Mustahil sistem rumit dan kompleks semacam ini dapat muncul sebagai hasil kebetulan

.

Kini, Miller (atas) mengakui bahwa percobaannya tahun 1953 sangat jauh dari pembuktian tentang asal-usul kehidupan. Evolutionist terkenal, Alexander Oparin (kanan) tak mampu mengemukakan bukti apa pun untuk mendukung teori “evolusi kimia” yang diajukannya.

Saat ini, laboratorium tercanggih sekalipun tidak mampu membuat satu sel hidup dari materi tak hidup. Hal ini benar-benar telah diakui sebagai kemustahilan; dan upaya untuk membuat sel-sel hidup dari materi tak hidup telah ditinggalkan.

Namun teori evolusi menklaim bahwa sistem ini, yang manusia dengan segala kecerdasan, ilmu, dan teknologinya tidak berhasil menirunya, muncul menjadi ada secara kebetulan. Sir Fred Hoyle, pakar matematika dan astronomi Inggris terkemuka, memaparkan kemustahilan ini dengan sebuah contoh:

Kemungkinan terbentuknya kehidupan tingkat tinggi secara kebetulan dapat disamakan dengan kemungkinan angin tornado yang ketika melintasi tempat pembuangan barang bekas, merakit pesawat Boeing 747 dari bahan-bahan yang ada.( "Hoyle on Evolution", Nature, Vol 294, November 12, 1981, hlm. 105.)


iNdOneSiA sAdJa




;;


Kembali ke halaman muka Mohon untuk selain admin untuk jangan klik disini!! PROMOSIKAN GRUP MUSIK / BAND / GRUP DANGDUT dll MILIK ANDA DI BLOG INI. Klik Aku donK!!